Minggu, 02 Maret 2008

Indonesian Art Award (IAA) 2008

MEMACU PENEMUAN

INDONESIA ART AWARD (IAA) adalah kompetisi seni rupa dan pemberian award bagi para seniman Indonesia. IAA merupakan program tetap Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI), diselenggarakan sejak tahun 1994 dengan nama Phillip Morris Art Awards. Dan sejak tahun 2001 program ini dinamakan Indonesia Art Award. Kompetisi ini bertujuan untuk mengukur perkembangan mutakhir dalam praktik seni rupa sekaligus merangsang dan memacu berbagai penemuan baru yang terus diupayakan oleh seniman Indonesia.

Kompetisi ini telah banyak melahirkan seniman muda yang kemudian menjadi seniman terkemuka Indonesia sekaligus telah mengatar para seniman tersebut ke kancah internasional. Pada saat itu para pemenang IAA diiskutsertakan dalam event kompetisi tingkat ASEAN dan beberapa di antaranya telah berhasil menjadi pemenang sehingga turut mengangkat reputasi seni rupa Indonesia dalam percaturan Internasional.

 IAA 2008 ini mengangkat tema SENI TANPA BATAS. Kompetisi ini terbuka untuk diikuti oleh seniman-seniman Indonesia tanpa batasan usia sekaligus tanpa batasan kategori media. Jika pada kompetisi-kompetisi sebelumnya hanya melombakan kategori seni lukis, pada IAA 2008 ini akan dikompetisikan semua kategori seni rupa. Semua kategori itu kini tidak lagi dibeda-bedakan. Semua dirangkum dalam satu kategori: SENI. Ini merupakan respon terhadap perkembangan seni rupa yang cenderung tak lagi terkotak-kotak: seni lukis, patung, grafis, instalasi atau yang lain. Semuanya memiliki nilai yang sama sebagai karya seni.

Kompetisi ini secara teratur akan diadakan setiap dua tahun sekali dengan menyeleksi sebanyak 100 finalis dan pemberian penghargaan untuk 10 Karya Terbaik. 100 karya finalis akan dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Kepada seluruh seniman, terus ciptakan karya-karya terbaik untuk membuktikan bahwa kreativitas seni rupa Indonesia tak pernah surut dalam situasi apa pun. Selamat berkompetisi.

 

Miranda S. Goeltom

Ketua Umum YSRI.

TEMA:
SENI TANPA BATAS

PERSYARATAN

  1. Terbuka untuk seniman yang bekerja dalam pelbagai media: seni lukis, seni patung, seni grafis, seni keramik, seni instalasi, obyek, seni video, seni digital, fotografi dan lain sebagainya.
  2. Peserta adalah perseorangan atau kolaborasi (kelompok).
  3. Tidak ada batasan usia.
  4. Karya yang dikirim diciptakan dalam dua tahun terakhir.
  5. Ukuran Bebas.
  6. Maksimummengirim 3 (tiga) karya.

MATERI KOMPETISI

  1. Lukisan, cetak digital dan Fotografi : untuk masing-masing karya kirimkan 2 lembar foto ukuran 10 R.
  2. Patung, grafis, keramik, instalasi, obyek : untuk karya-karya tersebut kirimkan 4 lembar foto ukuran 10 R yang menampilkan 4 sudut pandang : tampak depan, samping, belakang dan tampak atas.
  3. Video : untuk karya video kirimkan contoh karya dalam bentuk 1 keping CD/DVD dengan resolusi gambar yang baik.

BIODATA DAN KETERANGAN KARYA

  1. Melampirkan keterangan karya : judul, ukuran, teknik, format, bahan dan hal-hal yang berkaitan dengan karya dalam selembar kertas.
  2. Melampirkan biodata (curriculum vitae), alamat surat, email, nomor telepon/HP, fax, email dan fotokopi KTP/SIM atau bukti identitas yang masih berlaku.
Materi persyaratan (foto, CD/DVD, formulir, CV, alamat peserta) sudah diterima selambat-lambatnyanya pada tanggal  20 Mei 2008, dikirim ke: Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI), Galeri Nasional Indonesia – Gedung B, Jl. Medan Merdeka Timur No.14, Jakarta Pusat 10110.  Telp. 62 21 3861603, Fax. 62 21 3861535.

3 karya pemenang utama dan 7 karya terbaik akan diumumkan pada tanggal 3 Juli 2008 bersamaan dengan pembukaan pameran sekaligus malam penganugerahan pemenang IAA 2008.

Indonesia Art Award (IAA) akan memberikan penghargaan dalam bentuk uang tunai kepada 10 Karya Kategori Terbaik:

1. Terbaik Pertama : Rp. 25.000.000,00 (Dua Puluh Lima Juta Rupiah)
2. Terbaik Kedua : Rp. 20.000.000,00 (Dua Puluh Juta Rupiah)
3. Terbaik Ketiga : Rp. 15.000.000,00 (Lima Belas Juta Rupiah)
4. Terbaik (4-10) : Rp. 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah)

PAMERAN

Pameran 100 finalis akan diselenggarakan pada tanggal 3 – 14 Juli 2008 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta.

Rabu, 07 November 2007

Everybody Loves Irene, thedyingsirens and the Heyfolks Family

Everybody Loves Irene, thedyingsirens and the Heyfolks Family invites you to:

Heyfolks Family Gathering with Channel V

Sabtu,10 November 2007
jam 4 sore - 8 malam
di Heyfolks ( http://www.heyfolks .tk )
Jalan Bumi no.17, Mayestik
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

kumpul2 haha hihi di heyfolks dalam rangka TV Show terbaru Channel V:

AMP Around Asia


dimeriahkan dengan small acoustic gig, featuring:
Everybody Loves Irene
Ballads of the Cliche
thedyingsirens
FLOAT

be there...you might get on TV :)


"If you're out there and you're considering a career in music, you've got
to do it in front of your mates first - make a fool of yourself in
front of your friends. Don't fear the peer pressure. That's the beauty. Your first concerts in front of your friends are the most difficult, and I think those are the gigs that you draw off for the rest of your life and that initial breaking of your chains. You're
breaking your chains of your peers, your school, your college, your town,
your region, your country. You're just letting it go and that's how it
all starts, but those same fears, those same insecurities always come
back, but I think you can always draw on that."

Minggu, 04 November 2007

Band Efek Rumah Kaca

Sabtu, 3 November 2007, pukul setengah empat sore,
band EFEK RUMAH KACA akan tampil di SMAK 7 BPK
PENABUR, Jl. Raya Cipinang Indah II, Jakarta Timur.

EFEK RUMAH KACA akan tampil pada closing ceremony
acara "FORTELATION" (Sport Competition, I.T
Competition, dan Language Competition) SMAK 7 BPK
PENABUR, yang kali ini bertema B.A.L.I (Be a Great
Human by Loving Our Culture and Environment).

Saksikan juga pertunjukkan anak-anak jalanan yang
bernaung di SANGGAR AKAR pada perhelatan ini.

Acara ini didukung oleh Greenpeace, dengan media
partner Jollie Magazine.

Selamat menikmati.

Rabu, 31 Oktober 2007

ART SUMMIT V 2007


Setelah sukses dengan Program Art Summit Indonesia I-IV,
 Maka tahun ini Indonesia akan kembali menggelar
pementasan seni komtemporer Art Summit V 2007
Jangan Lewatkan acara ini!

 
JADWAL ACARA ART SUMMIT V 2007
 
Buffet Flottant, La Cellule (Perancis)
1 November 2007
Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
 
Wayang Listrik, I Made Sidia ( Indonesia ),
1-2 November 2007
Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
 
Diez y Diez Danza, Monica Runde (Spanyol),
6-7 November 2007
Gedung Kesenian Jakarta
 
Ensemble Omega & Bernd Asmus (Jerman)
7-8 November 2007
Goethe Institut
 
The Arts Fission CO, Angela Liong (Singapura),
9-10 November 2007
Teater Studio, Taman Ismail Marzuki
 
Argentine National Music Council
Orchestra of Indigenous Instruments and New Technology ( Argentina ),
13-14 November 2007-10-30
Teater Luwes, Taman Ismail Marzuki
 
Butet Kertarajasa ( Indonesia )
13-14 November 2007
Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
 
El Hanager, Mohammad Abou El Soud (Mesir)
14-15 November 2007
Gedung Kesenian Jakarta
 
Astad Deboo and Manipuri Dance Troope ( India)
16-17 November 2007
Teater Luwes, Taman Ismail Marzuki
 
New Zealand Trio and Jack Body (New Zealand)
19-20 November 2007-10-30
Teater Luwes, Taman Ismail Marzuki
 
Dorky Park & Constanza Macras (Jerman),
22-23 November 2007
Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
 
Jecko Siompo (Indonesia )
26-27 November 2007
Teater Studio, Taman Ismail Marzuki
 
Kobalt Works & Arco Renz (Belgia)
27-28 November 2007
Teater Luwes, Taman Ismail Marzuki
 
A Soon Dance Company (Korea),
29-30 November 2007
Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
 
 
Mohon Berkenan meneruskan pesan ini kepada relasi, saudara, dan penggemar seni kontemporer lainnya.
 
Terima kasih 
 

Keterangan lebih lanjut hubungi:
 
Humas dan Promosi Art Summit V 2007
Yusuf Susilo Hartono (0816 483 9915)
email: yshartono@yahoo.com
Theodora Manik (0811810065)
email: theodoram@ki-communication.com
AlinSP Apriliani (0818819944)
email: alinsp2003@yahoo.com
Diahe (021-70370309)
 
Untuk mendapat foto dan perkembangan Art Summit, klik www.artsummitindonesia.com
 




Senin, 22 Oktober 2007